Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

MASALAH EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI KELAS X EKONOMI

 Masalah Ekonomi

 


Masalah Ekonomi Secara Umum

Menurut Sampean apa yang menjadi masalah ekonomi? Secara umum masalah ekonomi adalah kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan sifatnya terbatas, sehingga manusia harus dapat menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan agar seluruh kebutuhannya dapat terpenuhi. Berdasarkan teorinya, masalah ekonomi dapat dibagi menjadi dua yaitu masalah ekonomi klasik dan masalah ekonomi modern. Apa saja ya maksudnya? Yuk, kita bahas!

 

1.      Masalah Ekonomi Klasik

Masalah ekonomi klasik adalah masalah yang sangat sederhana dengan tujuan memperoleh kemakmuran. Dan cara penyelesaian masalah ekonomi klasik ini dengan cara melakukan kegiatan yang dapat mencapain tujuan yakni tingkat kemakmuran tersebut yaitu: produksi, distribusi dan konsumsi.

 

                        a. Masalah Produksi

                        Apa yang Anda pikirkan tentang situasi saat pandemi Covid-19? Ya... pasti Anda ingat, saat pandemi covid-19, terjadi kelangkaan APD (baju hasmat) untuk tenaga medis. Kelangkaan APD  karena permintaan APD bertambah, sedangkan produsen tidak dapat memproduksi APD dengan jumlah banyak sesuai dengan permintaan pasar. Dari permasalahan di atas, Bagaimana memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh orang banyak, menggunakan tenaga kerja yang kurang, dan bagaimana cara memproduksi barang dan jasa tersebut sehingga bisa memenuhi kebutuhan semuanya.

 

                        b. Masalah Distribusi

masalah yang berkaitan dengan distribusi yaitu Bagaimana menyalurkan barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen serta saluran distribusi apa yang akan digunakan serta kendala-kendala apa yang mbuat penyaluran dari produsen ke konsumen terhambat. Distribusi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut:

 

- Distribusi langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen langsung kepada konsumen tanpa perantara, contohnya penjual kaki lima martabak yang dari produsen langsung ke konsumen (pembeli).

 

- Distribusi tidak langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen melalui perantara, contohnya agen grosir.

 

                        c. Masalah Konsumsi

                        Permasalahan yang terjadi di konsumsi yaiut Apakah barang yang diproduksi dan telah didistribusikan ke konsumen memang  bermanfaat untuk konsumen atau tidak. Untuk melakukan kegiatan konsumsi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu sebagai berikut:

1) Faktor intern, meliputi sikap, kepribadian, motivasi diri, pendapatan seseorang, selera, dan watak (karakter).

2) Faktor ekstern, meliputi kebudayaan, adat istiadat, lingkungan masyarakat, status sosial, keluarga, dan pemerintah.

 

 

2.      Masalah Ekonomi Modern

zaman sekarang sudah serba canggih, karena perkembangan zaman ilmu penmgetahuan dan teknologi semakin pesat, maka muncul masalah ekonomi modern terbagi 3 hal yaitu:

                         

                        a. Barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyak (what)

kita harus pandai-pandai memilih, mana yang diprioritaskan sekarang tentang barang apa saja yang akan diproduksi. Karena Manusia tidak mungkin memproduksi semua barang yang dibutuhkan karena adanya keterbatasan sumber daya yang disediakan oleh alam kita.

                         

                        b. Bagaimana cara memproduksi barang tersebut (how)

dalam proses produksi, Memilih cara dan teknologi yang dipakai sangatlah penting. Perlu Pertimbangan lebih mana yang dipake antara teknologi modern tapi modal banyak atau  teknologi manual hasil karya sedikit. Hal ini berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi dalam produksi.

 

                        c. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksi (for whom)

                        Masalah ekonomi ini menyangkut pasar mana yang dituju. Masalah ini sangat dipengaruhi oleh distribusi barang tersebut.

Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan suatu cara mengorganisir seluruh kegiatan ekonomi baik ekonomi negara, pemerintah, atau rumah, maupun swasta berdasarkan prinsip tertentu dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan. Kegiatan ekonomi yang dimaksudkan di sini adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Setiap pengusaha sebaiknya mengetahui sistem ekonomi untuk membantu menyelesaikan masalah ekonomi yang dihadapi sehari-hari, karena sistem ekonomi tersebut tidak dapat lepas dari kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah khususnya di bidang ekonomi.

Fungsi sistem ekonomi antara lain :

- Menjadi stimulus bagi masyarakat guna melakukan kegiatan produksi.

- Memudahkan cara pengusaha untuk mengkoordinasi kegiatan individu dalam perekonomian.

- Memudahkan mekanisme agar hasil produksi dapat dibagi secara merata.

                         

Sistem ekonomi terbagi menjadi 4 yaitu:

1.      sistem ekonomi tradisional,

2.      sistem ekonomi komando atau terpusat,

3.      sistem ekonomi pasar atau liberal, dan

4.      sistem ekonomi campuran.

 

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional yaitu perekonomiannya dijalankan dengan sistem adat istiadat dan kebiasaan lingkunga. Kebiasaan Masyarakat yang mempunyai sistem ekonomi tradisional adalah cara mendapatkan barang dengan “barter” (natura), belum mengenal uang sebagai alat pembayaran, produksi dan distribusi terjadi karena hanya untuk kebutuhan pribadi.

no

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional

1

Belum ada pembagian kerja/spesialisasi dalam kegiatan ekonomi

2

Menerapkan sistem barter dalam kegiatan perdagangan

3

Jenis produksi ditentukan sesuai dengan kebutuhan

4

Sistem yang masih bersifat kekeluargaan

5

Bertumpu pada sektor agraris

6

Kegiatan ekonomi terikat pada adat istiadat setempat

7

Alat/teknologi produksi bersifat sederhana

8

Teknik produksi masih tradisional dan bersifat sederhana

9

Sumber daya alam terutama tanah dan hutan menjadi sumber penghidupan utama

 

Kelebihan dari Sistem ekonomi tradisional yaitu sebagai berikut:

- Setiap masyarakat termotivasi untuk menjadi produsen

- Persaingan yang sehat karena produksi tidak ditujukan untuk mencari keuntungan

- Masyarakat cenderung jujur karena menggunakan sistem pertukaran barter

- Hubungan kerjasama dan kerukunan antar individu terjalin erat

- Perekonomian masyarakat cenderung stabil

- Alam relatif terjaga karena masyarakat cenderung menjaga kelestarian alam

 

Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional yaitu sebagai berikut:

- Hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini.

- Sulitnya mempertemukan produsen dan konsumen yang saling membutuhkan

- Teknologi yang digunakan masih sederhana akibatnya Produktivitas rendah.

- penetapan harga sulit karena sistem barter

- Kualitas barang masih rendah

- Hasil laba yang rendah

- Masyarakat kurang berkembang

- Alokasi sumber daya ekonomi dilakukan secara tidak efisien.

 

Contoh beberapa negara yang menerapkan sistem perekonomian tradisional adalah sebagai berikut:

                        - Indonesia

                        - Afrika Tengah

                        - Ethiopia

                        - Malawi

                         

2. Sistem ekonomi komando atau terpusat

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dengan adanya campur tangan pemerintah dibidang ekonomi, dimana seluruh kebijaksaanaan perekonomian ditentukan oleh pemerintah sedangkan masyarakat hanya menjalankan peraturan yang ditentukan. Karl Marx dalam bukunya yang benjudul ‘Das Kapital’ tahun 1867.  

no

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Komando

1

Sumber daya ekonomi dikuasai dan dimiliki negara sehingga hak milik pribadi hampir tidak diakui

2

Pemerintah menentukan Tingkat harga dan tingkat bunga

3

Kebebasan dalam berekonomi bagi masyarakat yang kurang.

4

Regulasi ekonomi ditetaapkan pemerintah.

5

Adanya Jenis pekerjaan dan pembagian kerja yang ditetapkan dan diatur pemerintah.

6

Terbatasnya Inisiatif dan hak milik perorangan

 

Kelebihan dari Sistem ekonomi komando yaitu sebagai berikut:

- terencananya dan ditentukan jenis kegiatan produksi oleh Pemerintah.

- Mudahnya melakukan distribusi pendapatan.

- Pemerintah lebih mudah mengendalikan pengangguran, inflasi, dan masalah ekonomi.

- Kegiatan ekonomi ditanggung oleh Pemerintah.

- Adanya trobosan program pemerintah

- Pengendalian dan pengawasan pemerintah lebih mudah dijalankan.  

 

Kelemahan dari sistem ekonomi komando yaitu sebagai berikut:

- kurangnya kebebasan untuk berusaha.

- Hak milik perorangan tidak diakui.

- Potensi, kreativitas, dan inisiatif masyarakat tidak berkembang, sebab segala kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.

- Sering terjadi praktik monopoli yang hanya menguntungkan pemerintah dan merugikan masyarakat.

- Pemerintah berkuasa atas sistem perekonomian masyarakat..

- Alat dan sumber daya alam hanya dimiliki pemerintah.

 

Adapun negara yang menerapkan sistem ekonomi komando ini diantaranya adalah Korea Utara.

 

 

3. Sistem Ekonomi Pasar Atau Liberal

Sistem ekonomi pasar atau liberal adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan perseorangan di setiap sektor ekonomi. Sistem ini berdasar pada teori yang dikemukakan oleh Adam Smith (1723 - 1790) dalam bukunya yang berjudul ‘The Wealth of Nations’, yang diterbitkannya pada tahun 1776.

no

Ciri-ciri Sistem Ekonomi pasar atau liberal

1

Swasta secara bebas mengatur Sumber daya ekonomi yang dimiliki.

2

Adanya tingkatan (status) dalam masyarakat yaitu kelas pekerja/buruh dan pemilik modal.

3

Ketatnya persaingan usaha dalam kegiatan ekonomi.

4

Pemerintah tidak ikut campur tangan dalam pasar.

5

Pemilik modal berhak memiliki sumber-sumber produksi.

 

Kelebihan dari Sistem ekonomi pasar atau liberal yaitu sebagai berikut:

- Setiap individu bebas melakukan keahlian dan keterampilannya masing-masing

- Kreativitas Masyarakat yang berkembang

- Produk berkualitas karena Adanya persaingan usaha

- efisiensi dan efektivitas dalam kegiatan ekonomi

 

Kelemahan dari sistem ekonomi pasar atau liberal yaitu sebagai berikut:

- Banyaknya persaingan menjadikan adanya  persaingan tidak sehat

- Adanya modal yang terpusat sehingga menimbulkan monopoli yang merugikan masyarakat

- Adanya kesenjangan ekonomi

- Rentan krisis

- Kurang  memperhatikan kelestarian lingkungan

 

Contoh beberapa negara yang menerapkan sistem perekonomian pasar atau liberal adalah sebagai berikut:

- Amerika Serikat (AS)

- Jerman

- Inggris

                         

4. Sistem Ekonomi Campuran (Komando Dan Pasar)

Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi dimana Pemerintah berperan dalam pengawasan dan pengendalian kegiatan perekonomian dan Swasta diberi kebebasan menentukan kegiatan perekonomian yang ingin dilakukan. Sistem ini banyak diterapkan oleh banyak negara.

 

no

Ciri-ciri Sistem Ekonomi campuran

1

Sistem ekonomi merupakan perpaduan antara sistem ekonomi komando dan liberal.

2

Pemerintah hanya menguasai Barang modal dan sumber daya yang vital.

3

Adanya keseimbangan peran antara pemerintah dan swasta dalam melakukan kegiatan perekonomian.

4

Campur tangan pemerintah didalam kebijakan ekonomi sehingga terjadi persaingan yang sehat.

 

 

Kelebihan dari Sistem ekonomi campuran yaitu sebagai berikut:

- Stabilnya Pertumbuhan ekonomi

- berkembangnya Inisiatif dan kreativitas

- Campur tangan pemerintah bisa meminimalkan monopoli usaha oleh pihak swasta

- Fokus Pemerintah dalam memberdayakan sektor (UMKM)

 

Kelemahan dari sistem ekonomi campuran yaitu sebagai berikut:

- Campur tangan pemerintah yang lemah

- sulitnya  memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam

- Timbul KKN karena kurang pengawasan dari pemerintah

 

Contoh beberapa negara yang menerapkan sistem perekonomian campuran adalah sebagai berikut:

Indonesia, India, Malaysia, Mesir dll.

 

Baca juga soal dan jawaban masalah ekonomi dan sistem ekonomi

Post a Comment for "MASALAH EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI KELAS X EKONOMI"